Selamat Datang Di Blog Veby Selalu Setia

Jumat, 10 September 2010

Kisah Setangkai Bunga

Pada suatu hari, ada seorang anak lelaki kecil yang sedang bermain ke taman bunga. Disana ia melihat begitu banyak bunga-bunga indah yang ada di taman itu. Tiba-tiba matanya tertuju kepada setangkai bunga mawar yang ada di tengah-tengah taman itu.
Mawar itu berwarna merah. Entah apa yang membuatnya begitu tertarik dengan bunga itu. Di mata anak itu, bunga mawar itu sangat indah. Bunga mawar itu berwarna merah, dan tangkainya yang hijau. Lalu ia bermain-main di sekitar bunga mawar itu. Ia sangat menyukai suasana di sekitar bunga itu. Entah kenapa, ia merasa sangat nyaman dengan suasananya.
mawar kuncup
The Red Rose
Setiap hari, anak itu pergi mengunjungi bunga itu. Ia menyiraminya, dan merawatnya dengan penuh kasih.  Ia membuat pagar dari ranting-ranting di sekelilingnya. Ketika hujan deras dan anak itu terkurung di rumah, ia memikirkan bunga itu dan berharap bunga itu tidak mati tersapu oleh hujan yang lebat. Ia juga bercerita kepada teman dekatnya, betapa senangnya hari-hari yang ia lalui bersama bunga itu.
Sampai suatu hari, terbersit dalam hati anak itu untuk memetik bunga mawar itu dan membawanya pulang. Ia ingin menikmati bunga itu untuk dirinya sendiri. Tapi ada satu hal yang mengganjal di hatinya. Bunga mawar itu belum mekar sepenuhnya. Ia bertanya pada Tuhan, “Tuhan, bolehkah aku memetiknya?”.
Teman dekatnya memperingatkan anak itu agar ia berhati-hati, dan jangan memetik bunga itu sebelum waktunya. Tuhan juga mengingatkan hal yang sama. Anak itu masih terlalu kecil, mungkin ia belum mengerti bagaimana cara merawat bunga itu dengan baik.
Tetapi keinginan itu begitu besar di hatinya. Akhirnya pada suatu hari yang cerah, anak itu pergi ke taman bunga. Sesampainya disana, ia langsung menuju ke tempat bunga mawar itu. Saat tangannya memegang tangkai bunga itu, tiba-tiba ia berteriak, “Aduh!”. Jari anak itu tertusuk duri yang ada di tangkai bunga mawar itu. Seketika itu, ia tersentak kaget dan tersadar.
Ia sadar, betapa egoisnya dia. Ia tidak membiarkan bunga itu bertumbuh sampai menjadi bunga mawar yang mekar sempurna. Ia ingin memetik bunga itu sebelum waktunya. Duri di tangkai bunga mawar itu telah menyadarkannya.
Akhirnya ia mengurungkan niatnya. Anak itu mengambil keputusan untuk memberi kesempatan kepada bunga itu untuk bertumbuh sampai sempurna. Walaupun mungkin sangat berat baginya untuk melupakan bunga itu, dan mungkin menyakiti hatinya. Tetapi ia mengerti, kalau ia mengasihi bunga itu, ia harus membiarkan bunga itu bertumbuh.
rose mekar
Tuhan menciptakan segala sesuatu indah pada waktunya. Ada waktu untuk bersedih, dan ada waktu untuk bersukacita. Ada waktu untuk menangis, dan ada waktu untuk tertawa. Ada waktu dimana kita bisa bermain sepanjang hari tanpa mengkhawatirkan apapun, dan ada waktu dimana kita harus belajar dengan giat untuk pendidikan kita. Ada waktu dimana kita harus memberikan ide dan keahlian kita kepada pekerjaan kita, dan ada waktu dimana kita harus bisa mengatur hidup kita sebaik mungkin karena tanggung jawab sebagai kepala keluarga atau ibu rumah tangga. Tuhan ingin setiap kita menikmati masa-masa yang indah yang Ia berikan pada hari ini. Nikmati setiap detik yang kita lalui hari ini, karena waktu tak akan pernah berjalan mundur.
Waktu tidak berjalan maju, ia berlari maju! Tanpa terasa, umur kita bertambah tua, tanggung jawab kita semakin bertambah berat.  Waktu terus berlari meninggalkan kita, bahkan disaat kita tidak menyadarinya.
Hari esok memiliki kesusahannya sendiri, jadi hiduplah di hari ini, bukan di hari esok atau di hari kemarin. Masa muda hanya sekali seumur hidup. Masa single adalah masa yang paling menyenangkan untuk dilalui bersama sahabat-sahabat dan teman- teman dekat kita.
Ada orang yang bilang is a gift!”. Yup, dia benar. Tak banyak orang yang menikmati masa-masa single mereka, bahkan ada beberapa yang tak sempat merasakan masa-masa single. Mereka terlalu cepat memiliki pasangan lalu menikah. Tiba-tiba hidupnya sudah dipusingkan oleh pernikahan, anak, keluarga, keuangan, dll. Izinkanlah bunga mawar dalam hidupmu itu bertumbuh sampai sempurna kalau kau ingin memetiknya. Bunga mawar itu bisa berupa karaktermu, mentalmu, pendidikanmu, pekerjaanmu, keuanganmu, hubunganmu dengan Tuhan, atau orang yang paling kau kasihi.
Hari ini, setangkai bunga mawar telah menyadarkanku. Aku masih seorang manusia yang tak luput dari kesalahan. Bahkan masih mungkin untuk terjatuh ke lubang yang sama kedua kalinya.
Untuk seseorang disana, sebut saja namanya Bunga. Jika kau membaca tulisan ini, aku ingin berterima kasih untukmu. Kau telah mewarnai hidupku. Dan juga aku meminta maaf atas keegoisanku. Mungkin aku telah menyakitimu, tapi percayalah. Aku tidak pernah bermaksud untuk melukaimu. Aku masih manusia yang hidup di dalam daging, seperti Rasul Paulus bilang, “Bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.” Aku hanya berharap kau bisa menjadi bunga mawar yang terus bertumbuh dan berkembang menjadi bunga yang indah. Bunga yang harumnya dan keindahannya membuat banyak orang terkagum, dan membuat penciptanya bangga. Apakah aku mengasihimu? Ya, tentu saja. Aku akan tetap mengasihimu sampai kapanpun. Karena Allah adalah kasih, dan Ia ada di dalam hatiku. Karena itu, aku bisa mengasihi dengan kasih dari Allah yang sempurna. Kasih yang tak bersyarat, kasih yang menerima apa adanya, kasih yang rela berkorban, kasih yang tak terpengaruh oleh keadaan, kasih yang tak tak pernah berubah.

Buat yang baca...................

V-Bey


di matamu aku bukan siapa2,
bukan teman, sahabat, bahkan saudara
melainkan orang asing.
namun biarlah orang asing ini singgah sejenak dalam
istana cintamu walau hanya sedetik.
dia akan pamit bila kau mau n kan tinggal bila kau ijinkan

ketika mentari tak mampu
menyinari harimu lagi,,,
kau tak usah meragu,
ketika sungai tak mampu mengaliri
bumi ini lagi,,,
kau tak usah bersedih,
karna cintaku kan slalu ada untukmu….
i Love you….


“Ya Allah.. Jikalau cinta ini adalah ketertawanan, tawanlah hatiku dengan cinta kepada-Mu,agar tidak ada lagi yg dapat menawan hatiku.. Jikalau rindu ini adalah rasa sakit, penuhilah rasa sakit ini dengan rindu kepada-Mu….”

q tak banyak mngrti tntang cinta..
q tak bs phami mkna trdalam cnta…
nmun d’saat q ingat dia, smw tu ada..
dalam ht brkata…

Q mncntai dia……….(

sahabat adalah Dia Yang Menghampiri kita K3tika seluruh Dunia Menjauh,,,,,,,
krn Pers4s4h4btn itu sprt t4n64n d6n mata.
Saat mata m3nangis t4n6an m3n6hapusnya

Cinta adalah anugrah trindah yg diberikn khusus untuk 2 org dan tak ada tempat bagi org ketiga.

Cinta itu ibarat sebuah gunung yg terasa dekat saat dipandangi namun untuk mencapainya butuh prjalanan yg jauh dan brliku..begitulh cinta yg terasa begitu dekat namun untuk mendapatkn ny butuh proses & pengorbanan krn cinta yg diraih dgn mudah..akan hilang seiring brjalan ny waktu.

Ketika qt memusatkn hidup qt pd seseorg, sesungguh ny qt tak lg hidup krn itu biarlh cinta yg ada dalam diri qt mengalir apa adanya sehingga suatu saat bila cinta itu tak dapat menyatu, qt dapat melepaskn ny tanpa sakit hati yg mendalam dengan suatu harapan akan datang kebahagian yg mungkin tak dapat qt duga

Smangatmu bagai BUNG KARNO, tekadmu bagai BUNG HATTA, kesetiaanmu bagai BUNG SYAHRIR, pengorbananmu bagai BUNG TOMO, tapi dirimu bagai BUNG.. KUSAN SAMPAH..

cinta bagaikan langit di malam hari
tak ada yang bisa menerangi
hanya bulan dan bintang yang dapat menerangi
begitu juga cinta ku hanya kamu lah yang dapat menerangi cintaku seperti bulan dan bintang yang selalu menerangi malam


cinta bagaikan langit di malam hari
hanya rembulanlah dan bintang bintang yang bisa menerangi
begitu juga dengan cinta ku hanya kamu yang bisa menerangi

                                                                                                                   
By  : V_Bey

catur